Cari Blog Ini

Selasa, 06 Desember 2022

 



Tumbuh kembang setiap anak memiliki kadar yang berbeda-beda, meskipun pada dasarnya memiliki bakat dan kemampuan berpikir yang cerdas. Ciri anak yang cerdas dan hebat biasanya sudah menunjukan keunggulannya sejak mereka bayi. Saat memasuki bangku sekolah, anak sudah mulai mengenal banyak hal, mulai dari mengkritisi apapun yang ada di sekitarnya dan lain sebagainya. Lalu, bagaimana mencirikan bahwa kalian adalah murid yang hebat atau paling tidak merupakan salah satunya?

Umumya, anak atau murid yang cerdas dan hebat memiliki ciri khas yang jika tidak disadari atau bahkan seringkali dianggap orang tua maupun guru sebagai pembangkangan, nakal, dan hal negatif lainnya. Kerap menjadi biang masalah di rumah ataupun di sekolah serta seringkali mendapatkan perlakuan yang berbeda dengan yang lainnya. Padahal, bisa jadi sifat yang dimilikinya merupakan tanda bahwa murid tersebut merupakan murid hebat dan memiliki kecerdasan di atas rata-rata, dan mengenali tanda-tandanya adalah kuncinya.

Sudah tentu, mengatasi anak-anak dengan ciri seperti ini harus mendapatkan perhatian dan penanganan khusus dari para orang tua maupun guru. Sebab, bisa jadi tidak hanya ciri bahwa anak tersebut memiliki kecerdasan di atas rata-rata dan bisa menjadi murid yang hebat dan berprestasi. Nah, berikut adalah tanda-tanda murid yang hebat dan cerdas, kalian termasuk salah satunya nggak ya?

  1. Memiliki kemampuan berpikir yang cepat

Cara paling mudah untuk mendeteksi bahwa seorang anak atau murid itu hebat adalah dengan melihat secara langsung bagaimana murid tersebut mampu memahami berbagai materi pelajaran yang diberikan. Mereka yang memiliki kemampuan berpikir cepat akan bisa memahaminya dengan cepat pula dan mampu menganalisanya dengan baik.

  1. Kemampuan menganalisa suatu dengan baik

Murid yang memiliki kecerdasan di atas rata-rata, selain memiliki kemampuan berpikir dengan cepat juga mampu menganalisanya dengan baik.  Selain dimengerti, soal-soal yang diberikan juga akan bisa diterjemahkan dengan baik ke dalam jawabannya.

  1. Memiliki daya ingat yang kuat

Kemampuan anak dalam mengingat sesuatu atas apa yang dilihat atau didengarnya merupakan indikasi pertama yang menandakan seorang murid itu hebat dan memiliki kecerdasan di atas rata-rata. Ingat, mampu mengingat dengan cepat berarti kemampuan menghafalnya sangat baik.

  1. Kreatif dan memiliki daya imajinasi yang tinggi

Aktivitas bermain anak merupakan hal terbaik yang musti dipenuhi dan memperbanyaknya berarti mengenalkan anak dalam banyak hal. Salah satunya adalah untuk menumbuhkan kreativitas anak dan juga mengasah daya imajinasinya. Sebab, salah satu ciri anak cerdas adalah daya imajinasinya yang berbeda dibandingkan anak lainnya. Biasanya, imajinasinya tersebut tertuang dalam bentuk kreasi, seperti gambar, tulisan dan lainnya.

  1. Kemampuan verbal diatas rata-rata

Mengamati cara berkomunikasi murid, adalah salah satu cara untuk melihat apakah murid tersebut  salah satu murid hebat dan memiliki kecerdasan di atas rata-rata. Dalam berkomunikasi, murid tipe ini akan menggunakan banyak ragam kosakata dan lebih teratur.

  1. Memiliki rasa ingin tahu yang tinggi

Anak memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, seingkali para orang tua  mendapatkan rentetan pertanyaan tentang banyak hal yang dilihat atau didengarnya. Tak jarang orang tua atau guru kewalahan untuk menjawab pertantaan-pertanyaan itu dan menganggap anak atau murid tersebut ‘bawel’.

(Baca juga: 5 Tipe Murid Saat Belajar Online, Kamu Salah Satunya?)

Padahal, hal ini mencirikan bahwa anak tersebut merupakan murid hebat yang memiliki kecerdasan di atas rata-rata. Rasa ingin tahu yang tinggi menjadikannya banyak ingin bertanya mengenai apa yang dilihat dan didengarnya.

  1. Senang berargumentasi

Murid yang hebat biasanya akan terlihat dari kemampuan  berpikir analitisnya yang kuat dan memiliki perkembangan otak yang sangat pesat.  Murid hebat biasanya seringkali terlihat senang mengemukakan pendapat serta memperdebatkan sesuatu yang bertentangan dengan apa yang diyakininya. Diungkapkan dengan beragam cara dengan penuh ekspresif.

  1. Memiliki minat tertentu sejak dini

Jangan sungkan untuk sering menanyakan cita-cita pada anak didik atau murid. Sebab, biasanya murid yang hebat sudah memiliki minat yang besar terhadap hal yang disukainya dan menekuninya dengan serius.  Orang tua atau guru memiliki tugas untuk mengarahkannya.

  1. Sangat sensitif

Murid hebat senang  berargumentasi dikarenakan sensifitasnya yang tinggi, hal ini sebagai bentuk kreativitas dan imajinasinya yang tinggi. Sehingga menjadikan murid hebat satu ini begitu sangat sensitif, tidak menyukai keramaian bahkan terlihat seperti pemalu.

  1. Gampang bosan

Murid yang hebat biasanya gampang bosan terhadap aktivitas apapun yang dilakukannya. Otaknya yang cerdas gampang mencerna apapun yang dilihat dan di dengarnya dan sangat kritis. Makanya, murid tipe ini biasanya tidak suka mengulang-ngulang sesuatu sebab rasa ingin tahu tentang hal yang baru sangat besar, dan pastinya apa yang sudah diketahuinya akan ditinggalkan dan bosan serta malas untuk mengulanginya.

Selasa, 25 Oktober 2022

 PEREMPUAN PERKASA ITU BERNAMA LESTI


Viralnya posisi pedangdut Lesti Kejora yang didepak dari juri Dangdut Academy 5 Indosiar sebenarnya mengundang kepriihatinan. Setelah sebelumnya dilaporkan bahwa ia mencabut aduannya ke Polisi tentang dugaan kasus KDRT yang dilakukan oleh suaminya. 

Setidaknya, keprihatinan itu adalah timbul karena beberapa hal berikut ini:

Pertama, Lesti adalah korban. Namun, ia berinisiatif memaafkan terhadap tabiat buruk suaminya. Tentu, keputusan itu tidak muncul begitu saja melainkan dimotivasi oleh kepentingannya bahwa mempertahankan keluarga adalah jauh lebih penting dari segalanya. 

Untuk itulah, maka ia dalam posisi sedang mengorbankan perasaannya demi keluarganya tersebut. Dan ini justru sepakat dengan mafhum mukhalafah dari nash, bahwa perkara halal yang paling dibenci oleh Allah adalah perceraian. 

Jika perceraian adalah hal yang paling dibenci, maka mengorbankan kepentingan pribadi demi keutuhan rumah tangga adalah hal yang paling dicintai oleh Allah SWT. Mestinya sih begitu, Lestie....

Kedua, Lesti sepenuhnya sadar bahwa manusia itu tidak ada yang tidak bisa berubah. Kiranya, pelajaran berharga sudah diberikannya ke suaminya sampai-sampai hampir berstatus narapidana. 

Keputusan mencabut laporan sudah barang tentu tidak sebanding dengan derita masuk rumah sakit yang dialaminya. Namun, dengan keyakinannya ia lebih memilih untuk memaafkan karena dorongan kuat bahwa Billar bisa berubah di kemudian hari sehingga kasus yang dialaminya tidak berdampak pada anak mereka. Bagaimanapun juga, hal yang dilakukannya ini justru pantas untuk menerima ungkapan rasa salud. 

Ketiga, keputusan Lesti untuk mencabut laporan dan keputusan untuk kembali bersama dengan suaminya - Rizky Billar - seolah menjadi pendobrak dari kebiasaan para artis yang gemaar tebar pesona dan ujungnya marak kawin cerai. 

Tabiat kawin cerai ini sejatinya yang patut untuk dijadikan sorotan oleh publik. Meskipun nikah dan cerainya sah secara syara', namun tidak ada inisiatif dari para artis tersebut untuk mensakralkan bangunan keluarga yang diikat dengan 2 kalimat syahadat yang didaulat sebagai kuncinya surga. 

Para artis yang gemar mempermainkan lembaga pernikahan ini sejatinya yang harus diblokir dari lembaga penyiaran publik. Mereka tidak pantas untuk dijadikan tontonan yang suatu ketika dapat berdampak menjadi tuntunan bagi orang awam.

Berdasarkan hal-hal di atas, maka apabila TV Indosiar kog memutuskan lebih memilih mendepak Lesti sebab pencabutan gugatannya ke Polisi, maka langkah Indosiar ini patut disayangkan. 

Langkah Indosiar itu justru dapat menjadi MOTIVASI bagi rumah tangga - rumah tangga lainnya, bahwa apabila ada kisruh kecil atau besar dalam rumah tangga, maka langsung diputus saja TAK COCOG dan Thalaq adalah solusinya. 

Indosiar seolah mendukung prinsip kawin cerai, asal sah. Indosiar seolah menahbiskan diri selaku mendukung perkara halal yang paling dibenci oleh Allah SWT. Atau, jangan-jangan artis pelaku perzinaan juga lebih dipilihnya, dibanding sosok seperti Lesti Billar, teladan perempuan perkasa - dalam pandangan saya. 

Dia itu korban yang lebi.h memilih memaafkan. Sudah semestinya ia mendapat respek penguatan. Bukan malah sebaliknya. Iya, kan Lestie!??

Sabtu, 01 Oktober 2022

Edisi Hari Ke 5 Bulan Maulid

 Edisi Hari Ke 30 Hari Terakhir  Bulan Maulid



GADAIKAN ANAK DEMI MAULID


Sebuah kisah yang terjadi pada masa Sultan Shalahuddin al-Ayyubi berkuasa, dimana setelah beliau mengumumkan dan memerintahkan agar seluruh kaum muslimin sedunia mengadakan Haflah/perayaan maulid Nabi Muhammad saw. di negaranya masing-masing pada tahun 580 H, ada seorang saudagar kaya raya yang tinggal di suatu lembah. Saudagar ini juga mendengar pengumuman Sang Sultan agar kaum muslimin setiap bulan Rabiul awal mengadakan acara maulid nabi dengan membaca shalawat nabi dan sejarahnya. Maka saudagar ini sebelum bulan Rabiul awal pergi ke pasar sendiri dan belanja makanan dalam rangka menjamu tamu saat diadakan peringatan maulid nabi dirumahnya dengan mengundang tetangga kanan kirinya. Tiap tahun dia lakukan seperti itu, saat ditanya pegawainya, kenapa harus ke pasar sendiri, kenapa tidak menyuruh pegawainya saja untuk pergi ke pasar belanja, Saudar itu menjawab, saya pergi belanja ke pasar sendiri, itu saya lakukan demi cinta saya pada nabi Muhammad saw.


Pada suatu saat dia diuji oleh Allah, dagangannya bangkrut, hartanya habis, bahkan untuk makan saja susah. Dan menjelang bulan Rabiul awal sebagaimana biasanya dia berniat mengadakan peringatan maulid Nabi di rumahnya, namun untuk tahun itu sepertinya dia tidak bisa lagi. Suatu hari dia kelihatan bersedih dan murung di kamar, rupanya ada hal besar yang dia sedang pikirkan. Melihat wajah yang sedih itu, istrinya menghampirinya dan menenangkan jiwanya sambil berkata : “Kenapa Kakanda kelihatan murung dan ini tidak biasanya Kakanda bersedih seperti ini, ada apa gerangan yang menjadikan Kakanda bersedih, apakah Kakanda memikirkan harta kita yang habis ini?”


Saudagar itu menjawab: “Wahai Adinda istriku tercinta, saya bersedih bukan karena memikirkan harta kita yang habis, juga bukan karena tiap hari kita kekurangan makanan, tetapi saya bersedih karena saya tahun ini tidak bisa mengadakan peringatan maulid nabi di rumah kita, saya bersedih karena tidak bisa mengundang tetangga kanan kiri untuk membacakan shalawat dan sejarah nabi Muhammad saw”. 


Istrinya yang shalehah itu berkata : “Wahai suamiku, bagaimana pendapat kakanda kalau saya gadaikan diri saya untuk bekerja serabutan atau sebagai pembantu di rumah orang kaya di kampung kita ini, dengan begitu saya akan dapat uang dan uang itu bisa kakanda gunakan untuk mengadakan acara maulid nabi di rumah kita”. 


Suaminya menolak dan berkata : “Jangan, aku tidak rela kalau engkau yang bekerja, akan tetapi jika anak-anak kita yang bekerja saya setuju”. Tiba-tiba anak-anaknya pada datang dan menawarkan diri. Rupanya anak-anaknya sejak tadi menguping pembicaraan kedua orang tuanya ini.


Maka berangkatlah keluarga ini ke rumah orang kaya yang ada di kampung itu dan menawarkan salah satu anaknya untuk bekerja selama satu tahun dengan syarat uang gajinya diberikan di depan. Orang kaya itu setuju dan meminta anaknya yang paling besar uantuk bekerja di rumahnya selama satu tahun dengan gaji 10 Dinar (setara dengan Rp. 20.125.000,-). Selanjutnya uang itu dibawah ke pasar dan belanja makanan, buah-buahan, gandum dan lain-lain. Setelah di rumah bahan makanan itu dimasak dan pada bulan Rabiul Awal, dia mengundang tetangga kanan kiri agar hadir di rumahnya untuk membacakan shalawat nabi bersama-sama sebagaimana tahun-tahun sebelumnya. Rupanya tetangganya itu tidak ada yang mau datang, ada yang alasan sakit gigi, sakit perut, ada yang beralasan ada keperluan lain, intinya tidak ada orang yang mau datang sejak dia jatuh miskin ini. Maka bertambah sedihlah hati si saudagar yang dulunya kaya ini. Dia pergi ke kampung sebelah juga tidak ada yang mau. Tapi pada saat dia berada di tengah perjalanan di luar kampung, dia bertemu dengan sekelompok orang bersurban putih-putih dan diantaranya ada salah seorang bersurban hijau. Saudagar ini langsung menawari agar mereka sudi mampir ke rumahnya untuk membacakan shalawat bersama-sama. Sekelompok musafir ini bersedia, bahkan sambil berjalan menuju rumah saudagar itu mereka bershalawat pada nabi saw. Sesampainya di rumah, saudagar ini mengeluarkan hidangan untuk disuguhkan. Setelah dipersilahkan untuk mencicipinya, para musafir hanya membuka tutupnya saja tapi tidak ada satupun yang memakannya, lalu ditutup kembali. Setelah beberapa saat para musafir ini minta ijin untuk pergi melanjutkan perjalanannya dan tinggal seorang.


Betapa kagetnya saudagar ini saat melihat para musafir itu berjalan beberapa langkah tiba-tiba hilang. Maka salah seorang musafir yang tinggal berkata: “Wahai Fulan! Ketahuilah kenapa mereka tidak mau makan hidanganmu? Karena kami ini adalah malaikat yang mendapat perintah dari Allah untuk menemuimu, sedangkan ada di antara kami yang berpakaian hijau itu adalah Sayyiduna Muhammad Rasulullah Saw”. 


Setelah berkata begitu malaikat itu juga mohon diri dan tiba-tiba hilang dari pandangan mata.


Hati keluarga saudagar ini benar-benar tegang melihat kejadian ini dan betapa terkejutnya lagi setelah saudagar ini membuka tutup hidangan yang disiapkan untuk tamu tadi, karena buah-buahan, kue-kue dan makanan yang lain berubah menjadi emas murni yang mahal harganya. Semua orang di keluarga ini menangis dan sujud syukur atas pemberian Allah ini. Maka menyebarlah berita ini ke seantero negeri, bahkan Sultan Shalahuddin sendiri sempat meninjau ke rumahnya dan memerintahkan sebagian pasukannya untuk ikut menjaga harta saudagar ini. Selanjutnya dijualah sebagian kecil dari emasnya itu dan uangnya dipergunakan untuk menebus anaknya yang digadaikan dengan mempekerjakan selama satu tahun tadi. Rupanya orang kaya yang mempekerjakan anaknya itu tahu akan berita yang dialami saudagar ini, maka anaknya itu dikembalikan begitu saja tanpa minta uang sepeserpun sebagai ganti ruginya. 


Subahanallah, semoga kisah ini bermanfaat bagi kita semua, yang rindu akan hadirnya Rasulullah saw disisi kita. Aamiiin...


اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً تَرْزُقُنَا بِهَا بَرَكَاتٍ فِيْ الْحَيَاتِ، وَالْعُلُوْمِ وَالْأَمْوَالِ وَالذُّرِّيَّاتِ، وَجَمِيْعِ الْحَرَكَاتِ والْعَطِيَّاتِ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ

Ya Allah, berilah rahmat terbaik kepada panutan kami nabi Muhammad, yang dengannya Engkau anugerahi kami keberkahan pada hidup kami, pada ilmu, harta dan keluarga kami, keberkahan pada semua gerakan kami, juga pada semua pemberianMu kepada kami. Dan berilah shalawat dan salam kepada keluarga dan shahabatnya.

Senin, 04 Juli 2022

JASA SANGGURU

 "Oh...Bu Sri Jasamu"



SEORANG guru di salah satu SMP bernama Sri Rahayu, mendadak mendapat perhatian khalayak, karena dianggap lebih bijak. Itu setelah video curhatannya tentang dua mantan siswanya viral di media-media sosial, Senin (27/6/22). 

Dalam video pada akun Instagram @memomedsos, ibu guru itu tampak tengah menceritakan pengalamannya kepada siswa-siswinya di dalam kelas.

Ibu guru mengakui, pernah mempunyai pengalaman bertemu dengan mantan murid yang diasuhnya semasa sekolah, tapi kini mempunyai karakter bereda.

"Saya pernah bertemu dengan siswa saya yang hebat. Ranking satu terus. Sekarang diangkat menjadi dokter," kata Ibu Guru Sri Rahayu.

Saat bertemu dengan siswanya yang berprestasi itu, Ibu Sri menegur lebih dulu.

"Aduh, kamu yang siswa di kelas saya ya. Kan saya wali kelas kamu dari kelas 1 sampai 3 di SMP 3."

Tapi, mantan siswanya itu tidak menyambut baik. Mantan siswanya justru bertanya, 

"Siapa ya?"

Berpikir mungkin eks muridnya lupa, ibu guru itu mengatakan namanya, 

"Ini ibu nak, Ibu Sri Rahayu."

Namun, mantan siswanya itu hanya menjawab seadanya, tanpa memperlihatkan mimik muka teringat dengan jasa-jasanya.

"Allahu Akbar, padahal dia dulu saya elu-elukan. Tapi sekarang begitu karakternya."

Dia melanjutkan, dia juga sempat bertemu dengan mantan siswanya yang lain saat pergi ke luar kota.

"Saya ke luar kota, malam-malam, ada tugas. Tapi di jalan, motor mogok, masuk air. Dari pinggir jalan saya melambai-lambaikan tangan, minta bantuan dari orang lewat."

Tapi, sudah lama ia melambai tangan, tidak ada satu pun pengguna jalan yang berhenti dan mau menolongnya. Hingga suatu saat, ada dua orang pemuda bermotor berhenti di dekatnya. Kondisi jalan gelap.

Ibu guru itu lantas mencurigai kedua pemuda itu. Namun, satu dari dua pemuda itu justru menghampirinya.

"Ibu Sri kan?" kata pemuda itu.

"Kamu siapa?" kata Bu Sri.

"Ibu, ini saya bu. Murid ibu dulu di SMP 3."

Ibu Guru Sri mengatakan, pemuda itu akhirnya memeluknya dan menangis.

Si pemuda lantas bertanya kepada Ibu Sri ada di pinggiran jalan, malam-malam. Ibu itu lalu menjelaskan perihal motornya yang mogok.

"Akhirnya dia bilang, 'Ya sudah, ibu naik motor dengan teman saya. Motor ibu saya yang bawa, nanti didorong." 

"Begitu, padahal jarak dari jalan itu ke hotel tempat saya menginap 10 kilometer," kata Ibu Guru Sri.

Keesokan harinya, si pemuda datang lagi ke hotel tempat Bu Sri menginap untuk mengantarkan sepeda motor.

"Tidak hanya sudah benar, tapi sudah bersih itu motor saya. Dicucinya."

Tak hanya sampai di situ, selang dua hari, Bu Sri kembali ke hotel itu untuk check-out. Saat mau membayar tagihan hotel, dia justru mendapat informasi mengagetkan.

"Orang hotelnya bilang semua tagihan saya sudah dilunasi pemuda yang mengaku mantan murid saya."

Sampai di situ ceritanya berakhir. Ibu Sri kemudian menjelaskan kepada murid-muridnya, hikmah dari pengalamannya tersebut.

"Ternyata benar, mencetak karakter, kedisiplinan siswa yang bagus akan membuat dirinya menjadi baik. Tapi kalau hanya mencetak siswa memakai selembar kertas nilai, belum tentu."

Semoga curhatan Bu Sri menjadi pelajaran berharga bagi murid-murid yang sukses. Apa pun guru sangat berjasa dalam hidup Anda, jangan sampai melupakan jasa guru Anda.***

Selasa, 31 Mei 2022

1 JUNI LIBUR HARLAH PANCASIL

 



Selasa, 31 Mei 2022

1 JUNI LIBUR HARLAH PANCASILA


 

1 JUNI LIBUR HARLAH PANCASIL

 

Pancasila dasar negara Indonesia

Mengenalnya sejak kita masih T.K.

17 Agustus diperdengarkan lagu Garuda Pancasila

Rakyat gempita menyanyikannya dengan rasa bangga

 

Meski baru pada era Jokowi diresmikan

Namun itu sudah menjadi ketetapan

Siapa pun menikmati ini sebagai liburan

Bisa rehat bareng keluarga sekedar segarkan pikiran

 

Jadi era baru bangsa kita untuk kemajuan

Infra struktur pun dikejar dan dimeratakan

Jalan tol merata ke pelosok tanpa Batasan

Harapan pemerataan pembangunan jadi kenyataan

 

Jokowi Presiden kita ketujuh mari kita doakan

Banyak kontroversi dalam kebijakan sekaligus keberhasilan

Manusia tak sempurna demikian pula dengan baginda Presiden

Mari rawat persatuan dan kesatuan demi keutuhan

 

Dalam demokrasi, kita meski bernafaskan pluralisme

Jangan kedepankan keakuana atau egoisme

Akan ada selalu perbedaan dan itu jadi indah dalam ide

Yang semakin terasa indah jika dilaksanakan dalam pragmatisme

 

Dail Yasalam, 1 Juni 2022

Sabtu, 07 Mei 2022

HATI-HATI MEMILIH AYAM POTONG

Assalamu'alaikum Warrahmatullahiwabarakhatuh.

Bismillaah.....


Innalillahi wa inna ilaihi roji'un


TERNYATA


Opor Ayam Lebaranku Haram dimakan


H-1 lebaran kami mempersiapkan menu untuk berbuka dan menu sarapan Hari raya idhul fitri 


kami memilih menu Lontong dengan opor ayam 


pagi pagi adik saya belanja kepasar untuk membeli kelengkapannya 


dari mulai ayam, bumbu dapur, sayuran, tempe dll


siang hari , kelengkapan menu buka puasa pun mulai diracik dan dimasak


sore hari jam 5 , semua menu pun sudah matang siap dihidangkan 


tapi alangkah terkejutnya saya , ketika memperhatikan kepala pada opor ayam 


ternyata cara penyembelihannya cuma sudet saja 


seperti tertera digambar 


akhirnya , kami memutuskan untuk membuang semua opor ayam 1 panci 


Catatan :


Syarat sah sembelihan sesuai syar'i adalah 


terputusnya HULQUM ( saluran nafas ) dan MAR'I ( saluran makanan ) , menurut mazhab syafi'i. 


Lebih afdhol lagi terputusnya WADAJAIN ( dua saluran darah ).


Hikmah :


Mari teliti sebelum membeli, supaya apa yang kita makan adalah makanan yang halalan dan thoyyiban


apalagi bagi anda yang suka makan diwarung , baik ayam bakar , ayam goreng dLL.


Bagi warung penjual makanan , baiknya teliti membeli ayam potong 


Bagi pedagang ayam potong yang kulakan , teliti ayam potong kulakannya


Bagi pedagang ayam potong yang memotong sendiri , mari belajar tata cara memotong ayam sesuai syar'i


Bagi Pedagang ayam DEPOT , mari belajar tata cara memotong ayam sesuai syar'i.


Semoga bermanfa'at, Aamiin