Pagi semua sahabat Islam rahmatan lil'alamin...
Kali ini saya ga mau bahas permasalahan yg lagi rame2nya, tapi ini cukup menarik, hihi
Kalian pasti sering mengikuti acara maulid, apalagi di bulan maulid, yg mana para pemuka agama berlomba2 mengadakannya sebagai pembuktian kecintaan pada sang Nabi
Seringkali kita dengarkan seruan tuk bersalawat kepada Nabi dari em seh, atau mubaligh di atas podium, begini biasanya seruannya
صلوا على النبى محمد
"solluu 'alannabi muhammad"
Yg artinyah "bersolawatlah kalian pada Nabi Muhammad"
Maka audienz menjawab dengan kalimat
صلوا عليه
"solluu 'alaih"
Terjadi kesalahan yg masif dengan jawaban kaliamat tersebut. Kalimat pertama di ucapkan oleh org yg menyeru, yg bunyinya "solluu 'alannabi muhammad" yg berarti kalimat perintah untuk audienz bersolawat kepada Nabi, maka kalimat yg di gunakan pun kalimat perintah, menggunakan fi'il amr, lafadznya solluu
صلوا
Yg berasal dari lafadz
صلى يصلى
wazannya
فعل يفعل
fa'ala yufa'ilu
yg mana fi'il amrnya mengikuti wajan
فعل
Fa'il
yaitu صل
solli
Kemudian di jamakkan dengan di tambahi waw domir jamak mukhotob, untuk menunjukan perintah pada org banyak, jadilah lafadz
صلوا
Yg artinya bersolawatlah kalian
Tapi audienz malah menjawabnya dengan kalimat perintah lagi, hihi
صلوا عليه
Bersolawatlah kalian kepadanya, hihi lucu
Seharusnya ketika di perintah maka yg di perintah mengerjakan apa yg di perintahkan, yaitu bersolawat kepada Nabi dgn lafadz
صلى عليه
solla 'alaih, "muga2 Allah bersalawat(merahmati)nya, atau dengan lafadz
صلى الله عليه
sollallahu 'alaih, "muga2 Allah merahmatinya"
Bukan malah memerintah lagi dgn seruan sollu 'alaih, tapi seharusnya menggunakan fi'il madhi seperti yg saya jelaskan di atas yg bunyinya solla
صلى
#wallahu a'lam...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar